Kata, Bahasa, dan Krida
Istirahatlah kata-kata, seperti milik Wiji Thukul. Aku tidak ingin kamu pergi Aku juga tidak ingin kamu pulang Yang aku ingin kamu ada Dalam sapaan pagi buta, atau ribuan bentuk ragam bahasa Yang aku boleh saja tidak pahami maknanya Tetaplah berkabar bahagia, jenaka, sedih pun tak apa Asal kau jangan henti Meski kridamu seakan berlaku sebaliknya Atau barangkali hanya aku yang terlalu banyak berangan Tentang kita dan semua harap yang terucapkan Aku tidak pergi ke mana-mana