Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Camelia

Kematian hanyalah tidur panjang, maka mimpi indahlah engkau -AG-

Senin Pagi di Garbarata

Suara koper yang menjerit diseret-seret Bunyi tas yang terhempas tak sengaja Aroma kerinduan yang masih lengket Membuka Senin pagiku di garbarata Wanita di seberang sana menutup teleponnya Selepas dua tiga isak tangis bangga dihadiahkan Kepada cucunya yang hendak belajar di perantauan Doa terus tak pernah putus selalu disambungkan Di sudut ruang tunggu bandara itu Sesosok pria paruh baya duduk dengan raut gembira Merah, terang benderang, ceria sekali setelannya Mungkin ini hari ulang tahun pernikahannya Atau liburan keluarga yang telah jauh hari diagendakan Barangkali menghadiri wisuda anaknya yang tuntas pendidikan Aku terdiam, sejenak larut dalam memori Yang memang sengaja ku undang sendiri Hadir dan menjadi cermin atas apa yang terjadi Mengingat-ingat rute selanjutnya melangkahkan kaki Dalam kebisuan pukul setengah sembilan pagi itu Tampaknya ada sebuah doa yang terjawab Seusai dipikirnya masak-masak (walaupun nyatanya terasa masih mentah) Pena pun diangkat ...

Keberanian

Lelaki itu menerjang hujan malam yang deras, selepas percakapan hangat bersama sahabatnya di pinggiran kota. Ia tahu, keputusan mesti segera diambil dan sesuatu yang besar sedang menunggunya di depan sana. Meski ragu, ia harus tetap percaya--atau setidaknya berpura-pura demikian--bahwa waktu itu pasti datang dan kini terasa semakin dekat dengannya. Ia lupa (untuk tidak menyebutnya tidak tahu sama sekali), kapan sebenarnya ini semua bermula. Namun selayaknya seorang pendekar sejati, lelaki itu wajib mengerti ke mana arah langkahnya hendak ia jejakkan. Tidak berhati-hati sama dengan mati. Tergesa-gesa hanya akan berujung malapetaka. Lelaki itu menerjang hujan yang deras, tapi kini waktu sudah dinihari. Ia lari kepada Sang Maha dan menceritakan semuanya. Bersama hujan yang mulai mereda dengan perlahan, semoga Dia berkenan memberikan sejumput keberanian. Buitenzorg, malam sebelum kepergian yang lainnya