Suroboyo Bus. pic from IG @suroboyobus Tahun 2018 ini menjadi tahun keempat saya berada di Kota Surabaya. Sejak pertengahan 2014 lalu, saya mulai menjalani kehidupan sebagai seorang perantau ilmu di fakultas hukum salah satu PTN di Surabaya. Kota domisili saya, Bogor, berada sekitar 830 km jauhnya dari Surabaya. Keadaan kedua kota ini sangat berbeda! Bagi para pembaca yang sudah pernah berkunjung ke Bogor maupun Surabaya, tentu dapat merasakan bagaimana kontrasnya suasana Bogor yang adem, hijau (dengan pepohonan maupun angkotnya), dan sering diguyur hujan, sampai-sampai dijuluki “Kota Hujan”. Sedangkan, Kota Surabaya sebagai kota metropolitan yang tercatat sebagai kota kedua terbesar di Indonesia ini senantiasa menampakkan wajahnya yang riuh, ramai, lengkap dengan hawa panas yang membuat aktivitas masyarakatnya pun lebih dinamis. Julukan “Kota Pahlawan” yang disematkan pada kota ini cocok sekali mengingat bagaimana kayanya nilai kesejarahan yang melekat padanya. ...